Belum selesai saya menulis cerita tentang perjalanan haji, sudah ada acara reuninya. hi hi hi. Semalam (31 Januari 2009), kami – kelompok haji 2008 dari rombongan hotel Panghegar – mengadakan reuni di hotel Panghegar. Acara utamanya adalah silaturahmi dan acara tambahannya, yang menarik, adalah paparan tentang shalat khusyuk oleh Abu Sangkan.
Kelompok kami menamakan dirinya “Arafah [...]
Archive for January, 2009
Akhirnya,
Saya merasa tidak ahli dalam menulis buku, jadi mohon maaf jika ebook tentang compressive sensing yang saya susun sangat jauh dari sempurna. Buku itu saya pakai sebagai bahan untuk mengajar ET6083-Topik Khusus Pengolahan Sinyal, mudah-mudahan saya bisa memperbaiki selama semester ini.
Cheers,
Andriyan

[Dimuat di jakartabeat.net]
Hari Rabu 28 Januari 2009 yang lalu saya diundang lagi ke Semarang oleh Jurusan Teknik Informatika Udinus Semarang. Sebelumnya saya sudah pernah ke Semarang masih dalam rangka kerjasama dengan Udinus juga (baca tulisan terdahulu). Kali ini saya memberikan pelatihan sebuah mata kuliah bagi dosen-dosen di sana.
Di sela-sela acara, saya masih sempat-sempatnya diajak melihat beberapa obyek [...]
Ini oleh-oleh yang tersisa sewaktu saya pulang ke Padang awal tahun 2009 yang baru lalu. Sudah lama saya ingin menginjakkan kaki di bekas sekolah saya dulu di SMA Negeri 1 Padang. Sebenarnya saya sering pulang ke Padang, tetapi saya tidak pernah datang ke sekolah ini lagi. Nah, liburan kemaren barulah kesampaian niat saya ini, setelah [...]
Semalam saya membongkar lemari dan mengeluarkan tumpukan tugas mahasiswa tahun lalu. Lemari tersebut akan saya gunakan untuk menyimpan tugas yang sekarang sedang dinilai (yang ada di atas meja di posting sebelumnya). Ini foto tugas-tugas mahasiswa tersebut.
Oh ya. Itu semua adalah tugas akhir mahasiswa untuk kuliah security. Semuanya makalah. Sayangnya saya belum sempat mengonlinekan versi softcopy [...]
Maunya sih banyak kerja, eh ternyata malah banyak tidur … hi hi hi. Cape…
Posted in Curhat 
Sekarang saya punya masalah; tidak menengur (menyapa) duluan. Nah, sikap ini bisa dianggap sebagai sombong.
Sebetulnya ada alasan mengapa saya tidak menegur duluan. Alasannya agak memalukan, tapi biarlah … untuk pembelajaran bersama. Alasan pertama adalah saya sering lupa nama. Misalnya saya bertemu dengan seseorang, saya sering sekali lupa namanya. Sehingga untuk menegur duluan, saya menjadi ragu. [...]
Mungkin hanya saya yang merasakan hal ini. Membaca detik.com buat saya sekarang agak kurang nyaman dan agak meragukan netralitasnya. Mengapa? Coba perhatikan kolom deretan berita paling kiri. Baris kedua paling atas setelah berita utama, selalu berisi berita dari partai tertentu. Hebatnya lagi, walaupun tanggalnya sudah lewat dua hari, namun beritanya masih nongkrong disitu juga (lihat [...]
Apa beda cinta pada pandangan pertama dan cinta setelah ribuan pandangan bertahun-tahun?
Cinta pada perjumpaan pertama adalah benih. Benih yang ditumbuhkan di dalam hati.
(Ku tanamkan hatiku tumbuh bersamamu
Tak ‘kan ku petik hingga akhir masa hidupku)
Benih itu tumbuh besar, disirami oleh ribuan pandangan. Seperti mentari. Setiap hari.
(Dengarlah kau dengar
Selama bumi berputar
Ku tetap milikmu)
Mungkin ada keraguan, mungkin ada [...]

